Gambaran Gagal Aftap di UTD PMI Kabupaten Bogor Tahun 2019
Dari banyaknya tugas pelayanan donor darah di unit transfusi darah diantaranya kegiatan pengambilan darah donor untuk dijadikan komponen darah yang dapat bermanfaat untuk penerima darah atau pasien. Tetapi didalam proses pengambilan darah terdapat hambatan yang dapat terjadi sehingga menyebabkan gagalnya penyadapan darah. Walaupun kasus kejadian gagal aftap di UTD PMI Kabupaten Bogor tahun 2019 tidak termasuk tinggi tetapi hal ini dapat dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan aftap ( penyadapan darah ) di UTD PMI Kabupaten Bogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan cara mengumpulkan data sekunder dari UTD PMI Kabupaten Bogor. Subyek penelitian ini adalah semua pendonor di UTD PMI Kabupaten Bogor tahun 2019. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada tahun 2019 jumlah donasi di UTD PMI Kabupaten Bogor adalah 19.951 dengan kasus kejadian gagala aftap 76 kasus. Persentase kejadian gagal aftap pada pendonor di UTD PMI Kabupaten Bogor tahun 2019 adalah 0,38 %. Berdasarkan jenis kelamin donor persentase kejadian gagal aftap perempuan ( 0, 6 % ) lebih tinggi daripada laki – laki ( 0,29%) . Berdasarkan jenis donasi persentase gagal aftap pada donor baru ( 0,6 %) lebih tinggi dari pada donor ulang ( 0,15 %). Berdasarkan petugas teknisi persentase gagal aftap perawat ( 0,73 % ) lebih tinggi daripada PTTD ( 0,31 %). Untuk meningkatkan produksi komponen darah, sebaiknya dilakukan perbaikan dalam pelayanan donor darah.
Detail Information
Citation
. (2020).Gambaran Gagal Aftap di UTD PMI Kabupaten Bogor Tahun 2019.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd