Gambaran Kenaikan Kadar Hemoglobin Post Transfusi pada Pasien Anemia Dengan Menggunakan Whole Blood (WB) Dan Packed Red Cell (PRC) di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Cilegon Tahun 2019
Transfusi darah merupakan salah satu bagian penting pelayanan kesehatan modern. Bila digunakan dengan benar, transfusi dapat menyelamatkan jiwa pasien dan meningkatkan derajat kesehatan. Belum adanya evaluasi mengenai perbandingan kenaikan kadar hemoglobin post transfusi pada pasien anemia dengan menggunakan komponen-komponen darah yang berbeda-beda khususnya di RSUD Kota Cilegon, merupakan alasan dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kenaikan kadar hemoglobin post transfusi pada pasien anemia dengan menggunakan Whole Blooddan Packed Red Cell di RSUD Kota Cilegon Tahun 2019. Penelitian ini bersifat deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dan dikumpulkan dari Rekam medik dan hasil Laboratorium pasien anemia yang telah melakukan transfusi darah WB dan PRC pada tahun 2019. Berdasarkanhasil penelitian p a d a pasien anemia yang melakukan transfusi darah WB dan PRC pada tahun 2019 sebanyak 87 sampel mengalami kenaikan nilai hemoglobin setelah transfusi dan rata rata perubahan nilai Hb tertinggi terdapat pada pasien anemia yang menggunakan PRCdengan sebesar 2,95 g/dL sedangkan rata rata perubahan nilai hemoglobin pasien anemia yang menggunakan WB sebesar 1,48 g/dL. Dapat disimpulkan Kenaikan kadar Hb pasien anemia post transfusi dengan menggunakan PRC lebih tinggi dibandingkan dengan pasien anemia post transfusi dengan menggunakan whole blood.
Detail Information
Citation
. (2020).Gambaran Kenaikan Kadar Hemoglobin Post Transfusi pada Pasien Anemia Dengan Menggunakan Whole Blood (WB) Dan Packed Red Cell (PRC) di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Cilegon Tahun 2019.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd