Dampak Pemberian Komponen Darah Packed Red Cell (PRC) Non Leocodepleted dan Leucodepleted Terhadap Reaksi Transfusi Demam dan Alergi
Reaksi transfusi yang ditimbulkan akibat pemberian komponen darah yang menggandung leukosit yaitu alergi dan demam. Adanya teknik leukofilter atau penyaringan leukosit akan menangkap leukosit sekitar 90-99% pada produk darah yang telah diolah. Proses penyaringan leukosit ini dengan mikroagregat dengan prinsip trap atau adhesi sedangkan PRC Non Leukodepleted tanpa penghilangan dan kemungkinan meimbulkan reaksi transfuse yang diakibatkan oleh leukosit. Metode Penelitian Dilakukan pengambilan data reaksi transfusi demam dan alergi serta melihat komponen PRC Non Leukodepleted atau PRC Leukodepleted yang lebih banyak menimbulkan reaksi transfusi. Data yang diambil selama satu tahun pada 2018. Hasil Reaksi transfusi lebih banyak disebabkan karena pemberian darah Packed Red Cells Non Leukodepleted yaitu sebanyak 112 pasien (88%) dibandingkan dari produk Packed Red Cells Leukodepleted hanya 16 pasien (12%). Hal ini dikarenakan Packed Red Cells Non Leukodepleted tidak mengalami tahap filtrasi atau penyaringan leukosit sehinga menyebabkan reaksi transfusi demam dan alergi. Simpulan Teknik penyaringan leukosit mampu mencegah terjadinya demam dan alergi yang disebabkan karena leukosit. Adanya leukosit pada komponen darah mampu memberikan reaksi transfusi karena leukosit pendonor bekerja sebagai fungsinya yaitu melawan antigen atau benda asing. Ketika komponen yang mengandung leukosit pendonor di transfusikan maka leukosit pendonor akan menganggap tubuh pasien sebagai benda asing. Sedangkan tubuh pasien akan merespon leukosit pendonor sebagai benda asing sehingga terjadi reaksi dan menimbulka efek demam atau alergi kepada pasien.
Detail Information
Citation
. (2019).Dampak Pemberian Komponen Darah Packed Red Cell (PRC) Non Leocodepleted dan Leucodepleted Terhadap Reaksi Transfusi Demam dan Alergi.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd