Gambaran Antara Infeksi Hepatitis C dengan Usia dan Jenis Kelamin Pendonor di UTD PMI Kabupaten Cirebon Tahun 2017
Infeksi Hepatitis C merupakan proses masuknya virus hepatits C dan kemudian memperbanyak diri di dalam tubuh yang menyebabkan timbulnya penyakit hepatitis C. Virus hepatitis C dapat ditularkan melalui darah. Tujuan Penelitian dilakukan untuk mengetahui Gambaran infeksi HCV Reaktif dengan usia dan jenis kelamin pendonor di UTD PMI Kabupaten Cirebon tahun 2017. Rancangan penelitian ini adalah Deskriptif Pengumpulan data menggunakan data sekunder dengan cara melakukan tabulasi terhadap seluruh data Pendonor di UTD PMI Kabupaten Cirebon tahun 2017. Hasil dari 28.030 sampel data donor pendonor yang telah dilakukan uji saring IMLTD, terdapat 115 pendonor (0,41%) dengan HCV Reaktif . Berdasarkan usia hasil HCV reaktif dikelompokkan berdasarkan usia < 18 tahun ditemukan 4 (0,12 %) pendonor, 18- 24 tahun ditemukan 16 (0,19%) pendonor , 25-44 tahun ditemukan 67 (0,56%) pendonor 45 – 59 tahun ditemukan 28 (0,68%) reaktif terhadap HCV dan pada usia > 60 tahun tidak terdapat pendonor reaktif terhadap HCV. Terdapat 93 (0,45%) pendonor laki laki dan 22 (0,30%) pendonor perempuan. Kesimpulan dari keseluruhan data yang didapatkan, terdapat 115 (0,41%) pendonor dengan HCV reaktif dengan HCV Reaktif lebih banyak terdapat pada pendonor dengan jenis kelamin laki laki, sedangkan pada rentang usia pendonor dengan HCV reaktif prevalensi tertinggi pada usia 45–59 (0,68%).
Detail Information
Citation
. (2019).Gambaran Antara Infeksi Hepatitis C dengan Usia dan Jenis Kelamin Pendonor di UTD PMI Kabupaten Cirebon Tahun 2017.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd