Analisa Perbedaan Interpretasi Hasil Pemeriksaan Golongan Darah pada Proses Seleksi Donor dan Konfirmasi Golongan Darah di UTD PMI Kota Tangerang Tahun 2018-2020
Latar belakang dalam pemeriksaan pra-transfusi terdapat serial pemeriksaan yang salah satu diantaranya yaitu pemeriksaan golongan darah ABO dan Rhesus pasien dan donor. Pemeriksaan golongan darah ABO dan Rhesus donor dilakukan pada proses seleksi donor dan dikonfirmasi ulang di laboratorium konfirmasi golongan darah untuk memastikan kecocokan interpretasi hasil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya perbedaan interpretasi hasil pemeriksaan golongan darah pada proses seleksi donor dan konfirmasi golongan darah di UTD PMI Kota Tangerang tahun 2018-2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan cara mengumpulkan data sekunder dari UTD PMI Kota Tangerang. Subjek penelitian ini adalah seluruh pendonor di UTD PMI Kota Tangerang yang mendonorkan darahnya pada tahun 2018 sampai tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2018 persentase perbedaan hasil KGD yang tertinggi yaitu golongan darah A sebanyak 15 dari 73.237 sampel (0.24%). Tahun 2019 persentase perbedaan hasil KGD yang tertinggi yaitu golongan darah AB sebanyak 11 dari 69.862 sampel (0.18%). Tahun 2020 persentase perbedaan hasil KGD yang tertinggi yaitu golongan darah Rhesus sebanyak 12 dari 61860 sampel (0.22%). Untuk mendapatkan hasil golongan darah yang benar harus dilakukan pemeriksaan konfirmasi golongan darah yaitu pemeriksaan sel typing dan serum grouping.
Detail Information
Citation
. (2021).Analisa Perbedaan Interpretasi Hasil Pemeriksaan Golongan Darah pada Proses Seleksi Donor dan Konfirmasi Golongan Darah di UTD PMI Kota Tangerang Tahun 2018-2020.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd