Persentase Rhesus C, c, E, dan e pada Mahasiswa Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia
Sistem Rhesus merupakan sistem golongan darah yang terpenting kedua setelah ABO karena sifat antigennya imunogenik. Pada sistem golongan darah Rhesus terdapat banyak antigen yaitu sekitar 40 antigen, namun antigen Rhesus yang imunogenik yaitu antigen D, C, E, c dan e. Saat ini pemeriksaan yang dilakukan hanya pemeriksaan antigen D tanpa melakukan pemeriksaan terhadap empat antigen penting rhesus lainnya. Pemeriksaan rhesus dilakukan untuk mengetahui variasi antigen rhesus pada permukaan sel darah merah. Pemeriksaan yang dilakukan adalah fenotyping golongan darah rhesus dengan metoda tabung dan membaca reaksi aglutinasi. Hasil penelitian ini menggunakan 51 sampel mahasiswa ABK PMI yang memiliki varian antigen rhesus yang berbeda-beda. Mahasiswa yang memiliki Antigen Ce sebanyak 33 (65%), antigen CcEe sebanyak 10 (19%), antigen Cce 5 (10%), antigen cEe sebanyak 2 (4%) dan antigen ce sebanyak 1 (2%). Kesimpulan penelitian didapatkan persentase mayoritas mahasiswa ABK PMI yang memiliki antigen Ce yaitu sebanyak 33 (65%) mahasiswa, dengan dilakukannya fenotyping rhesus dapat mencegah timbulnya reaksi transfusi.
Detail Information
Citation
. (2019).Persentase Rhesus C, c, E, dan e pada Mahasiswa Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd