Perbedaan Kadar Leukosit pada Packed Cell Leukodepleted Single (PCLS) dari Kantong Quadriple Filter dan Single Filter di UDD PMI DKI Jakarta Tahun 2020 - 2021
Latar belakang: Leukodepleted filtration (penyaringan) merupakan suatu prosedur untuk menurunkan jumlah leukosit dalam darah atau komponen darah yang akan ditransfusikan sampai dengan minimal 99%. Untuk mengurangi jumlah leukosit dalam produk darah, filtrasi ini dibagi menjadi dua yaitu sistem filtrasi otomatis dan sistem filtrasi manual. Sistem filtrasi otomatis dengan menggunakan kantong Quadriple filter. Kantong single filter dan konekter filter dari kantong Double (DB) dan Triple (TR). Penyambungan kantong PRC dan Single filter dengan menggunakan sterile connecting device (SCD), posisi PRC di atas dan kantong single filter di bawah agar PRC mengalir ke kantong leukodepleted single melalui filter yang akan menyaring leukosit. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan cross sectional dengan menggunakan data sekunder yaitu data sampel Quality Control (QC) komponen darah ditahun 2020 ? 2021 semua data uji mutu leukosit terhadap komponen PCLS di UDD PMI DKI pada tahun 2020-2021. Hasil Penelitian: pengolahan data uji mutu rata-rata residual leukosit pada PCLS dari Kantong Single Filter terendah 0,0 x 10 6 dan kadar tertinggi 18,0 x 10 6 . berbeda signifikan dengan PCLS dari Kantong Quadriple terendah 0,0 x 10 6 dan kadar tertinggi 0,3 x 10 6 /kantong. Hasil uji statistic Mann Whitney p = 0,00. Kesimpulan penelitian: ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar residual Leukosit Packed Cell Leukodepleted Single dari Kantong Quadriple Filter dan Single Filter.
Detail Information
Citation
. (2022).Perbedaan Kadar Leukosit pada Packed Cell Leukodepleted Single (PCLS) dari Kantong Quadriple Filter dan Single Filter di UDD PMI DKI Jakarta Tahun 2020 - 2021.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd