Hubungan Jenis Kelamin pada Leukimia Akut dengan Diskrepansi Golongan Darah di Laboratorium Rujukan UDD PMI Prov. DKI Jakarta Tahun 2021
Latar Belakang: Leukemia akut dapat disebabkan karena ditemukan banyak sel ganas yaitu sel darah putih/sel leukosit yang belum matang, sehingga tidak berfungsi secara normal, dan berkembang sangat cepat. Pasien leukemia sering mengalami pendarahan yang menyebabkan anemia dan peradangan yang disebabkan terganggunya pembentukan sel darah merah dan trombosit sehingga kadar sel darah merah akan terjadi penurunan, untuk itu diperlukannya transfuse darah sebagai terapi suportif yang bertujuan untuk mengurangi gejala anemia dan transfusi trombosit untuk mengurangi peradangan dan dapat menyebabkan diskrepansi golongan darah karena bersifat hematopoiesis. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan jenis kelamin pada leukemia akut dengan diskrepansi golongan darah di Laboratorium Rujukan UDD PMI Prov. DKI Jakarta tahun 2021. Jenis Penelitian: Deskriptif Kuantitatif. Subyek Penelitian: Data sekunder. Alat Ukur Penelitian: Aplikasi Statistik IBM Statistical Products and Services Solutions (SPSS) statistics 25. Hasil Penelitian: Dari 44 (100%) pasien berdasarkan jenis kelamin, sebanyak 21 (47,7%) pasien laki-laki dan 23 (52,3%) pasien perempuan penderita leukemia akut yang mengalami diskrepansi golongan darah di Laboratorium rujukan UDD PMI DKI Jakarta. Hasil diskrepansi golongan darah auto aglutinasi pada laki-laki 37,0% dan perempuan 63,0%, antigen lemah pada laki-laki 62,5% dan perempuan 37,5%, mixed field pada laki- laki 47,7% dan perempuan 33,3%. Simpulan: Tidak terdapat adanya hubungan yang signifikan antara jenis kelamin pada pasien leukemia akut dengan diskrepansi golongan darah (P-value: 0,199 >0,05).
Detail Information
Citation
. (2022).Hubungan Jenis Kelamin pada Leukimia Akut dengan Diskrepansi Golongan Darah di Laboratorium Rujukan UDD PMI Prov. DKI Jakarta Tahun 2021.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd