Pengaruh Kegiatan Mobile Unit Terhadap Ketersediaan Darah di UTD PMI Kabupaten Lebak
Latar belakang: UTD merupakan suatu upaya pelayanan kesehatan yang memanfaatkan darah manusia sebagai bahan dasarnya dengan tujuan atas dasar kemanusiaan serta tidak untuk tujuan komersial. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa data sekunder. Hasil: Penelitian menunjukan jumlah donasi darah tahun 2019 pada kegiatan mobile unit sebanyak 11.370 kantong (82,27%), sedangkan tahun 2020 sebanyak 5.106 kantong (42,27%). Terjadi penurunan capaian pada kegiatan mobile unit sebesar 40%. Sedangkan untuk ketersediaan darahnya tahun 2019 sebanyak 15.492 kantong (93%) dan 1.195 kantong (7%) yang tidak terpenuhi. Pada tahun 2020 sebanyak 14.150 kantong (86%), dan 2.360 kantong (14%) yang tidak terpenuhi. Pembahasan: Untuk di UTD PMI Kabupaten Lebak sendiri terjadi penurunan ketersediaan darahnya yang dimana pada tahun 2019 bisa memenuhi permintaan sampai 93% dan pada tahun 2020 hanya dapat memenuhi 86% saja. Kesimpulan: Donasi darah melalui kegiatan mobile unit tahun 2019 sangat berpengaruh dan tahun 2020 cukup berpengaruh terhadap ketersediaan darah di UTD PMI Kabupaten Lebak.
Detail Information
Citation
. (2022).Pengaruh Kegiatan Mobile Unit Terhadap Ketersediaan Darah di UTD PMI Kabupaten Lebak.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd