Gambaran Kasus Inkompatibel pada PRC di Laboratorium Rujukan UDD PMI DKI Jakarta Tahun 2021
Latar belakang: Inkompatibilitas dalam pemeriksaan uji silang serasi (crossmatch) dapat berupa inkompatibel mayor, minor maupun auto kontrol. Inkompatibilitas dapat disebabkan oleh ketidakcocokan golongan darah dan reaksi imun antara antigen dan antibodi. Data yang diperoleh dari UDD PMI Kota Surabaya tahun 2020 terdapat inkompatibel sebanyak 792 kasus dan tahun 2021 sebanyak 720 kasus. Data yang diperoleh di Laboratorium Rujukan UDD PMI DKI Jakarta tahun 2020 sebanyak 1.692 (91,36%) kasus. Tujuan: Mengetahui gambaran kasus inkompatibel pada permintaan PRC di Laboratorium Rujukan UDD PMI DKI Jakarta tahun 2021. Metode: Penelitian deskriptif yang perhitungan analisisnya dilakukan menggunakan bantuan program microsoft excel. Hasil: Pemeriksaan inkompatibilitas sebanyak 880 kasus didapatkan hasil inkompatibel mayor, minor dan auto kontrol sebanyak 279 (31,71%) kasus, kemudian hasil inkompatibel mayor dan kompatibel minor, auto kontrol sebanyak 103 (11,70%) kasus, dan hasil kompatibel mayor dan inkompatibel minor, auto kontrol sebanyak 498 (56,59%) kasus. Simpulan: Pada penelitian di Laboratorium Rujukan UDD PMI DKI Jakarta tahun 2021 ditemukan hasil inkompatibel minor, auto control lebih banyak ditemukan pada inkompatibilitas pemeriksaan uji silang serasi.
Detail Information
Citation
. (2022).Gambaran Kasus Inkompatibel pada PRC di Laboratorium Rujukan UDD PMI DKI Jakarta Tahun 2021.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd