Analisa Produksi Pemakaian dan Kedaluwarsa Komponen Trombosit di UDD PMI Kota Bogor
Latar belakang: Jumlah permintaan trombosit menempati urutan kedua setelah PRC, biasanya permintaan trombosit meningkat seiring dengan meningkatnya kasus demam berdarah, sehingga produksi trombosit harus ditingkatkan kembali untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Namun dalam kasus ini masih terdapat tromposit yang tidak terpakai atau kedaluwarsa, karena tingkat kedaluwarsa pada produk trombosit lebih tinggi dibandingkan produk komponen lainnya. Tujuan: Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah produksi pemakaian dan kedaluwarsa komponen darah trombosit selama tiga tahun berdasarkan kebutuhan, permintaan dan masa simpan. Hasil: Bahwa terjadi penurunan produksi dan pemakaian di UDD PMI Kota Bogor selama tiga tahun terakhir, dan mengalami kenaikan pada kedaluwarsa produk komponen darah trombosit di UDD PMI Kota Bogor. Pembahasan: Dari hasil data yang didapat bahawa dari tahun 2019-2021 produksi dan pemakaian komponen trombosit mengalami penurunan dimulai pada akhir tahun 2020 sampai awal tahun 2021, dan pada kedaluwarsa mengalami kenaikan dari tahun 2019-2021 tetapi tidak mempengaruhi jumlah permintaan. Simpulan: Berdasarka penelitian, jumlah dan persentase produksi komponen darah trombosit selama 3 tahun di UDD PMI Kota Bogor sebanyak 17.408 kantong. Jumlah dan persentase pemakaian komponen darah trombosit selama 3 tahun di UDD PMI Kota Bogor sebanyak 11.790 (69%). Jumlah dan persentase kedaluwarsa komponen darah trombosit selama 3 tahun di UDD PMI Kota Bogor sebanyak 5.414 (31%).
Detail Information
Citation
. (2022).Analisa Produksi Pemakaian dan Kedaluwarsa Komponen Trombosit di UDD PMI Kota Bogor.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd