Faktor Motivasi yang Mempengaruhi Remaja Melakukan Donor Darah pada Masa Pandemi Covid 19 di UDD PMI Kota Depok
Latar Belakang: donor darah merupakan upaya pemberian darah dari pendonor ke pasien yang bertujuan untuk pemulihan kesehatan. Pendonor darah yang menyumbangkan darahnya secara sukarela atau sebagai donor pengganti memiliki motivasi untuk memberikan darahnya. Motivasi tersebut dapat berupa motivasi dari diri sendiri maupun dari orang lain. Motivasi tersebut yang menggerakkan pendonor untuk menyumbangkan darahnya. Tujuan Penelitian: ini adalah untuk mengetahui apa yang melatarbelakang remaja melakukan donor darah. Jenis penelitian: menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan cara wawancara. Subjek Penelitian: ini remaja yang mendonorkan darahnya di PMI Kota Depok dengan rentang umur 17-24 tahun. Wawancara yang dilakukan tanpa adanya tekanan pada pihak yang diwawancarai. Alat Ukur Penelitian: ini menggunakan metode triangulasi dengan cara atau metode yang sama tetapi dengan sumber data yang berbeda. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa para pendonor mau melakukan donor darah karena adanya rasa ingin menolong sesama, selain itu adanya ajakan dari orang lain dan adanya hadiah yang didapatkan merupakan sebuah faktor pendukung mereka mau melakukan donor darah. Kesimpulan: motivasi yang mempengaruhi remaja melakukan donor darah berupa motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Saran: pendonor dan instansi dapat melakukan ajakan donor dengan memberitahukan tentang manfaat dan hadiah yang didapatkan setelah donor. Jika banyak orang yang mau mendonorkan darahnya maka kebutuhan stok darah akan terpenuhi hal tersebut dapat meminimalisir terjadinya kekosongan darah.
Detail Information
Citation
. (2021).Faktor Motivasi yang Mempengaruhi Remaja Melakukan Donor Darah pada Masa Pandemi Covid 19 di UDD PMI Kota Depok.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd