Gambaran Karakteristik Pasien CKD dengan Hasil Uji Silang Serasi Inkompatibel di UDD PMI Provinsi Lampung Tahun 2020
Latar Belakang: Chronik Kidney Disease (CKD) adalah fungsi ginjal mulai menurun secara bertahap yang disebabkan kerusakan bagian ginjal. Secara klinis diketahui dapat menyebabkan anemia, sehingga membutuhkan transfusi darah berulang, sehingga kemungkinan timbulnya alloantibodi sangat besar dan menyebabkan hasil uji silang serasi inkompatibel. Tujuan: Mengetahui gambaran karakteristik pasien CKD dengan hasil uji silang serasi inkompatibel di UDD PMI provinsi Lampung tahun 2020. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dari data SIMDONDAR UDD PMI Provinsi Lampung tahun 2020 yaitu data pasien yang terdiagnosis CKD dengan menggunakan total sampel sebanyak 82 pasien. Data diolah dan dianalisa menggunakan Microsoft Excel. Hasil: hasil uji silang serasi inkompatibel 49 pasien (60%) lebih banyak dibandingkan hasil kompatibel 33pasien (40%). Hasil inkompatibel pada katagori usia terbanyak pada usia 55-64 tahun berjumlah 23 pasien ( 47%), pada katagori jenis kelamin terbanyak pada perempuan berjumlah 25 pasien (51%), katagori golongan darah tebanyak di golongan darah O yaitu berjumlah 17 pasien (35%). Untuk katagori jenis inkompatibel terbanyak dengan hasil inkompatibel minor sebanyak 44 pasien (90%). Saran: perlu menerapkan skrining antibodi untuk memberikan darah yang aman dan kompatibel untuk menghindari reaksi transfusi serta untuk pelayanan darah yang efisien di UDD PMI Provinsi Lampung
Detail Information
Citation
. (2022).Gambaran Karakteristik Pasien CKD dengan Hasil Uji Silang Serasi Inkompatibel di UDD PMI Provinsi Lampung Tahun 2020.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd