Perbandingan Hasil Reaktif Sifilis pada Darah Donor Berdasarkan Wilayah UDD PMI DKI Jakarta April-Agustus 2022
Latar belakang: UDD PMI DKI Jakarta telah membuka pelayanan donor darah di tiap wilayah Provinsi DKI Jakarta yaitu, PMI Kota Jakarta Pusat, PMI Kota Jakarta Barat, PMI Kota Jakarta Selatan, PMI Kota Timur, dan PMI Kota Jakarta Utara. Salah satu upaya pengamanan darah adalah uji saring terhadap Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) diantaranya, Hepatitis B surface antigen (HBsAg), HIV 1/HIV 2 antibody (anti-HIV1/HIV2), Hepatitis C antibody (anti-HCV), dan Sifilis. IMLTD juga merupakan langkah untuk melengkapi proses seleksi donor. Sifilis adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri berbentuk spiral Treponema pallidum. Metode: penelitian ini menggunakan analisa deskriptif komparatif studi perbandingan. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa perbandingan hasil reaktif sifilis pada darah donor berdasarkan wilayah UDD PMI DKI Jakarta bulan April-Agustus 2022 tertinggi adalah wilayah PMI Jakarta Utara sebanyak 93 donor (27%), sementara jika dilihat dari domisili wilayah donornya bulan April-Agustus 2022 tertinggi adalah wilayah Jakarta Timur sebanyak 33 donor (26%). Kesimpulan: PMI Jakarta Utara adalah wilayah tinggi risiko sifilis berdasarkan wilayah UDD PMI Kota se-Provinsi DKI Jakarta kota, sementara berdasakan domisili donor yang menjadi wilayah risiko tinggi sifilis adalah Jakarta Timur.
Detail Information
Citation
. (2022).Perbandingan Hasil Reaktif Sifilis pada Darah Donor Berdasarkan Wilayah UDD PMI DKI Jakarta April-Agustus 2022.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd