Hubungan Mengkonsumsi Kopi dengan Tekanan Darah pada Calon Pendonor di UTD PMI Kabupaten Bekasi
Latar Belakang: Tekanan darah digambarkan sebagai rasio tekanan sistolik terhadap tekanan diastolik, dengan nilai normalnya berkisar dari 100/60 sampai 160/90. Kebiasaan orang yang mengkonsumsi kopi akan berdampak dalam peningkatan tekanan darah. Frekuensi minum kopi lebih dari 3 cangkir per hari dapat mempengaruhi tekanan darah meskipun sebenarnya bukan hanya karena kebiasaan ini seseorang mengalami peningkatan tekanan darah. Adapun tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui adanya hubungan kebiasaan mengkonsumsi kopi dengan tekanan darah pada calon pendonor. Metode: Jenis penelitian dari penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain rancangan cross sectional. Dengan teknik analisa data Univariat dan Bivariat. Hasil: Dari jumlah sampel 44 pendonor yang mengkonsumsi kopi didapatkan 29 responden pengkonsumsi kopi normal 2-3 gelas. 12 responden pengkonsumsi kopi sedang 4-5 gelas. 3 responden pengkonsumsi kopi tinggi 0,05. Simpulan: Tidak adanya hubungan antara mengkonsumsi kopi dengan tekanan darah pada calon pendonor di UTD PMI Kabupaten Bekasi.
Detail Information
| Bagian |
Informasi |
| Pernyataan Tanggungjawab |
Penulis: Imelia Christin Nova Purba dan Pembimbing: Tetra Anestasia P, S. ST., M. Biomed |
| Pengarang |
Imelia Christin Nova Purba - Personal Name
|
| Edisi |
Print |
| No. Panggil |
2021061020 IME h |
| Subyek |
TEKANAN DARAH KOPI
|
| Klasifikasi |
378.3407 |
| Judul Seri |
|
| GMD |
Text |
| Bahasa |
Indonesia |
| Penerbit |
Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia |
| Tahun Terbit |
2024 |
| Tempat Terbit |
Jakarta |
| Deskripsi Fisik |
xvii + 39 halaman ; 29,7 cm |
| Info Detil Spesifik |
|
Citation
. (2024).Hubungan Mengkonsumsi Kopi dengan Tekanan Darah pada Calon Pendonor di UTD PMI Kabupaten Bekasi.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd