Gambaran Tekanan Darah Pendonor Sebelum dan Sesudah Donor Darah di UDD PMI Cilegon
Calon pendonor yang ingin melakukan donor darah wajib melakukan pemeriksaan fisik salah satunya pemeriksaan tekanan darah. Standart tekanan darah pendonor yaitu 100-160 mmHg (sistol) dan (diastol) 70-100 mmHg. Pengukuran tekanan darah di UTD dapat diukur dengan alat sphygmomanometer dan stetoskop untuk mendengarkan denyut nadi. Pengurangan zat besi melalui donor darah dapat menurunkan risiko terjadinya atherosclerosis dan dapat menurunkan tekanan darah. Metode: Jenis penelitian observasi rancangan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah data pendonor sukarela dan pendonor pengganti sebanyak 73 pendonor. Teknik analisa data menggunakan univariat. Hasil: Pendonor paling banyak berdasarkan usia ialah 25 sampai 44 tahun sebanyak 22 pendonor (30,1 %), berdasarkan jenis kelamin yaitu laki-laki sebanyak 45 pendonor (61,6 %). rata-rata tekanan darah sebelum donor darah adalah 124/77 mmHg. rata-rata tekanan darah sesudah donor darah adalah 106/68 mmHg. Pendonor yang mengalami penurunan normal pada tekanan darahnya sebanyak 37 pendonor (50,7%), tekanan darah tetap sebanyak 17 pendonor (23,3%) dan penurunan darah tidak normal sebanyak 19 pendonor (26%). Kesimpulan: Tekanan darah pendonor sesudah donor darah paling banyak mengalami mengalami penurunan normal sebanyak 37 pendonor (50,7%).
Detail Information
Citation
. (2023).Gambaran Tekanan Darah Pendonor Sebelum dan Sesudah Donor Darah di UDD PMI Cilegon.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd