Detail Cantuman

Analisis Hasil Pemeriksaan IMLTD Non Reaktif Pada Metode CLIA Namun Reaktif Pada Metode NAT di UDD PMI Kota Tangerang Tahun 2025

Analisis Hasil Pemeriksaan IMLTD Non Reaktif Pada Metode CLIA Namun Reaktif Pada Metode NAT di UDD PMI Kota Tangerang Tahun 2025


Latar belakang: Keamanan transfusi darah merupakan aspek vital dalam pelayanan kesehatan, khususnya untuk mencegah penularan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) seperti HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C. Metode skrining yang lazim digunakan adalah Chemiluminescent Immunoassay (CLIA), namun memiliki keterbatasan dalam mendeteksi infeksi pada fase awal atau window period. Sebagai pelengkap, metode Nucleic Acid Testing (NAT) memiliki kemampuan mendeteksi materi genetik virus secara langsung, sehingga mampu mengidentifikasi infeksi lebih dini. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis retrospektif terhadap data hasil pemeriksaan donor darah di UDD PMI Kota Tangerang selama periode Januari hingga Desember 2024. Total sampel yang diperiksa NAT adalah sebanyak 3.218 sampel, yang sebelumnya menunjukkan hasil CLIA non reaktif. Data diolah menggunakan Microsoft Excel dan disajikan dalam bentuk tabel serta grafik untuk menggambarkan frekuensi dan persentase hasil pemeriksaan. Hasil: Dari total 3.218 sampel CLIA nonreaktif yang diperiksa lebih lanjut menggunakan metode NAT, ditemukan 9 sampel (0,28%) yang menunjukkan hasil reaktif. Seluruh hasil reaktif tersebut berasal dari parameter HBsAg, sedangkan tidak ditemukan kasus reaktif pada parameter Anti-HCV maupun Anti-HIV. Temuan ini menunjukkan adanya diskrepansi antara hasil CLIA dan NAT, serta mengindikasikan kemampuan NAT dalam mendeteksi infeksi hepatitis B pada fase awal (window period) yang tidak terdeteksi oleh CLIA. Oleh karena itu, penggunaan metode NAT sebagai uji saring tambahan penting untuk meningkatkan sensitivitas deteksi dan memperkuat keamanan transfusi darah. Simpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi metode CLIA dan NAT lebih efektif dibandingkan penggunaan CLIA tunggal. Disarankan agar metode NAT diterapkan secara lebih luas sebagai standar tambahan dalam uji saring darah donor di Indonesia.


LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pernyataan Tanggungjawab Penulis, Akbar Mantoro
Pengarang Akbar Mantoro - Personal Name
dr. Robby Nur Aditya, M.Si. - Personal Name
Dr. dr. Ni ken Ritchie, M.Biomed - Personal Name
Dr. dr. Ria Syafitri Evi Gantini, M.Biomed. - Personal Name
Edisi Print
No. Panggil 2022071002 AKB a
Subyek METODE ChLIA
METODE NAT
IMLTD
INFEKSI MENULAR LEWAT TRANSFUSI DARAH
Klasifikasi 378.3407
Judul Seri
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia
Tahun Terbit 2025
Tempat Terbit Jakarta
Deskripsi Fisik xiv + 50 halaman : ilustrasi ; 29,7 cm
Info Detil Spesifik


Citation

. (2025).Analisis Hasil Pemeriksaan IMLTD Non Reaktif Pada Metode CLIA Namun Reaktif Pada Metode NAT di UDD PMI Kota Tangerang Tahun 2025.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd

 



Info Beranda

Selamat Datang di Katalog Online (OPAC) Perpustakaan Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia. Gunakanlah OPAC untuk mencari koleksi di perpustakaan kami.

Media Sosial

Facebook Perpustakaan Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indoensia Official
Youtube Perpustakaan Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indoensia Official
Instagram Perpustakaan Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indoensia Official

Alamat

Perpustakaan Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia
Jl. Joe No. 7 Lenteng Agung Jakarta Selatan 12610
Email: perpustakaan.abkpmi@gmail.com