Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum dan Sesudah Meminum Jus Semangka Pada Calon Pendonor di Masyarakat RT.07 RW.18 Kelurahan Aren Jaya Bekasi Timur Tahun 2025
Latar Belakang: Kadar hemoglobin (Hb) rendah merupakan masalah kesehatan yang signifikan dan dapat menghalangi seseorang untuk memenuhi syarat sebagai pendonor darah. Jus semangka merah mengandung zat besi dan vitamin C yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin secara alami. Metode: Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test pada satu kelompok intervensi. Sampel yang digunakan terdiri dari 33 wanita berusia antara 17 hingga 65 tahun, dengan kadar hemoglobin yang rendah (<12,5 g/dL), yang dipilih secara purposive dari masyarakat RT.07 RW.17 Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur. Pengukuran kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan setelah pemberian jus semangka selama tujuh hari dengan menggunakan alat Hb Meter. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kadar hemoglobin dari 11,5 g/dL menjadi 13,1 g/dL setelah mengonsumsi jus semangka selama tujuh hari. Sebanyak 91% dari responden berhasil mencapai kadar hemoglobin yang normal (12,5-17 g/dL), sementara 9% masih berada di bawah ambang normal meskipun telah mengalami peningkatan. Simpulan: Konsumsi hanya semangka selama tujuh hari efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada calon pendonor wanita, sehingga sebagian besar responden dapat memenuhi kriteria untuk menjadi pendonor darah.
Detail Information
Citation
. (2025).Analisis Kadar Hemoglobin Sebelum dan Sesudah Meminum Jus Semangka Pada Calon Pendonor di Masyarakat RT.07 RW.18 Kelurahan Aren Jaya Bekasi Timur Tahun 2025.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd