Analisis Pengetahuan Tentang Donor Darah Pada Masyarakat Gang Mabad Ii RT 004 05 Srengseng Sawah Jagakarsa Jakarta Selatan DKI Jakarta Tahun 2025
Latar Belakang: Kebutuhan darah di Indonesia masih belum terpenuhi secara optimal, sementara kesadaran masyarakat untuk melakukan donor darah secara sukarela masih rendah. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap rendahnya partisipasi donor darah adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang manfaat, prosedur, dan pentingnya donor darah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan masyarakat tentang donor darah di Gang Mabad II RT.004 RW.05, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengetahuan tersebut seperti pendidikan, usia, pengalaman, dan akses informasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 75 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen kuesioner telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman untuk melihat hubungan antara tingkat pengetahuan dan variabel bebas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (60%) memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang donor darah, 34,7% memiliki pengetahuan cukup, dan hanya 5,3% yang memiliki pengetahuan baik. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara usia (p=0,312) dan pengalaman donor (p=0,969) dengan tingkat pengetahuan. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara sumber informasi dan tingkat pengetahuan (r=0,312; p=0,005), yang menunjukkan bahwa semakin baik akses informasi, maka semakin baik tingkat pengetahuan masyarakat. Simpulan: Tingkat pengetahuan masyarakat tentang donor darah di wilayah penelitian masih tergolong kurang. Faktor yang paling berpengaruh secara signifikan adalah sumber informasi. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi berupa penyuluhan dan edukasi berkelanjutan melalui media sosial, kampanye kesehatan, dan kerjasama lintas sektor untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah.
Detail Information
Citation
. (2025).Analisis Pengetahuan Tentang Donor Darah Pada Masyarakat Gang Mabad Ii RT 004 05 Srengseng Sawah Jagakarsa Jakarta Selatan DKI Jakarta Tahun 2025.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd