Efektivitas Metode Pemberitahuan Pendonor Reaktif IMLTD dalam Penanganan Pendonor Reaktif IMLTD di UDD PMI Provinsi DKI Jakarta Periode 2022-2024
Latar Belakang : Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) merupakan risiko serius dalam pelayanan darah, sehingga pendonor dengan hasil reaktif perlu segera diberi tahu dan ditindaklanjuti. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pemberitahuan pendonor reaktif di UDD PMI Provinsi DKI Jakarta periode 2022?2024. Metode : Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari bagian konseling. Tiga metode pemberitahuan yang dianalisis yaitu telepon, surat tertulis, dan pengantar dokter. Hasil : Hasil menunjukkan bahwa dari 11.485 pendonor reaktif, pemberitahuan melalui pengantar dokter memiliki tingkat kedatangan tertinggi (62,79%), diikuti telepon (37,95%), dan surat tertulis (17,2%). Hanya metode pengantar dokter yang melebihi standar efektivitas UDD PMI sebesar 44%. Simpulan : Metode pengantar dokter merupakan cara paling efektif dalam mendorong pendonor reaktif untuk hadir dan menjalani konseling.
Detail Information
Citation
. (2025).Efektivitas Metode Pemberitahuan Pendonor Reaktif IMLTD dalam Penanganan Pendonor Reaktif IMLTD di UDD PMI Provinsi DKI Jakarta Periode 2022-2024.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd