Gambaran Pengetahuan Pendonor Berulang Mengenai Manfaat dan Efek Samping Donor Darah Berdasarkan Karakteristik di UDD PMI Kota Depok Tahun 2025
Latar Belakang: Donor darah merupakan tindakan sukarela yang memberikan manfaat besar bagi pendonor maupun penerima. Namun, masih banyak pendonor yang belum memahami secara menyeluruh mengenai manfaat dan efek samping dari donor darah. Tujuan Penelitian: Untuk menggetahui gambaran tingkat pengetahuan pendonor berulang mengenai manfaat dan efek samping donor darah berdasarkan karakteristik (usia, jenis kelamin, pendidikan, dan sumber informasi) di UDD PMI Kota Depok tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling, dengan jumlah responden 45 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hasil : Pengetahuan mengenai manfaat donor darah sebagian besar baik dengan nilai persentase (75,6%). Pengetahuan mengenai efek samping donor darah cenderung sedang hingga rendah, kategori cukup dengan nilai persentase (44,4%) dan kategori kurang dengan nilai persentase (28,9%). Tingkat pengetahuan tertinggi ditemukan pada kelompok usia muda (17?25 tahun), jenis kelamin perempuan, pendidikan tinggi (S1), dan sumber informasi media sosial. Simpulan: Mayoritas pendonor berulang memahami tentang manfaat donor darah, tetapi pengetahuan mengenai efek samping donor darah masih sangat terbatas atau rendah sehingga edukasi perlu ditingkatkan, terutama terkait efek samping donor darah, melalui media informasi yang valid dan terpercaya.
Detail Information
Citation
. (2025).Gambaran Pengetahuan Pendonor Berulang Mengenai Manfaat dan Efek Samping Donor Darah Berdasarkan Karakteristik di UDD PMI Kota Depok Tahun 2025.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd