Prevalensi HIV Reaktif Metode Rapid Tes dan ChLIA Pada Pendonor di UTD PMI Bandar Lampung Tahun 2019
HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan retrovirus yang menjangkiti sel-sel sistem kekebalan tubuh manusia dan menghancurkan atau mengganggu fungsinya. Infeksi virus ini mengakibatkan terjadinya penurunan sistem kekebalan yang terus-menerus, yang akan mengakibatkan defisiensi kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi berdasarkan metode rapid tes dan ChLIA terhadap HIV reaktif pada pendonor di UTD PMI Bandar Lampung tahun 2019.Penelitian ini merupakan data sekunder. Pada penelitian ini dilakukan pengelompokan pendonor berdasarkan metode rapid tes maupun metode ChLIA. Dari total 37.721 donasi di UTD PMI Bandar lampung tahun 2019 didapatkan hasil 71 reaktif terhadap HIV dengan prevalensi 0,18%. Data prevalensi HIV reaktif pada jenis pemeriksaan metode ChLIA (0,28%) lebih besar dibandingkan dengan jenis pemeriksaan rapid tes (0,15%). Data prevalensi HIV reaktif pada jenis donasi pengganti (3,0%) lebih besar dibandingkan dengan jenis donasi sukarela (0,07%). Bagi pengembangan Ilmu Pengetahuan.Perlu penelitian lanjutan terkait residual risk HIV di UTD PMI Bandar Lampung.Bagi UTD PMI Bandar Lampung Memperketat seleksi donor terutama pada donor pengganti di UTD PMI Bandar Lampung, Meningkatkan jumlah donasi sukarela di UTD PMI Bandar Lampung, Peningkatan frekuensi pemeriksaan metode ChLIA dibandingkan metode rapid tes untuk meningkatkan keamanan darah di UTD PMI Bandar Lampung.
Detail Information
Citation
. (2020).Prevalensi HIV Reaktif Metode Rapid Tes dan ChLIA Pada Pendonor di UTD PMI Bandar Lampung Tahun 2019.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd