Persentase HIV Reaktif Pada Uji Saring Darah Donor Berdasarkan Jenis Pekerjaan Pendonor Darah di UTD PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2018
Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan jenis penyakit yang berbahaya dan dapat menyerang siapa saja tanpa melihat jenis pekerjaan penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase jumlah pendonor yang reaktif terhadap HIV serta mengelompokkan berdasarkan jenis pekerjaan pendonor di UTD PMI Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2018. Penelitian ini merupakan bentuk data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah 357.382 pendonor di UTD PMI Provinsi DKI Jakarta tahun 2018 dan sampelnya adalah seluruh pendonor dengan hasil uji saring reaktif HIV tahun 2018. Teknik pengumpulan data dengan mengambil data laporan pendonor dan hasil uji saring IMLTD selama tahun 2018. Hasil penelitian didapatkan jenis pekerjaan pendonor reaktif HIV di UTD PMI Provinsi DKI Jakarta tahun 2018 bekerja sebagai karyawan sebanyak 107 (22,29%) pendonor, mahasiswa/pelajar sebanyak 29 (6,04%) pendonor, pegawai negeri/swasta sebanyak 179 (37,29%) pendonor, TNI/Polri sebanyak 7 (1,45%) pendonor, wiraswasta sebanyak 11 (2,29%) pendonor, dan lain-lain sebanyak 147 (30,62%) pendonor. Berdasarkan hasil pengumpulan data tersebut maka didapatkan kesimpulan bahwa mayoritas pendonor yang dikonfirmasi reaktif HIV tertinggi bekerja sebagai pegawai negeri/swasta. Saran bagi UTD PMI Provinsi DKI Jakarta meningkatkan program sosialisasi predonasi di lingkungan tempat kerja khususnya pada pegawai negeri/swasta untuk keamanan darah donor.
Detail Information
Citation
. (2020).Persentase HIV Reaktif Pada Uji Saring Darah Donor Berdasarkan Jenis Pekerjaan Pendonor Darah di UTD PMI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2018.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd